Easy web publishing from R
Write
R Markdown
documents in RStudio.
Share them here on RPubs.
(It’s free, and couldn’t be simpler!)
Get Started
Recently Published
Simulasi Ketidakpastian Estimasi
simulasi ini mengevaluasi pengaruh ukuran sampel (n), variabilitas data (SD), dan tingkat pengetahuan parameter populasi terhadap lebar rentang Interval Kepercayaan (CI) 95%. Berdasarkan pengujian tiga skenario mandiri, diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan ukuran sampel secara konsisten mempersempit lebar interval sehingga meningkatkan presisi estimasi. Sebaliknya, peningkatan variabilitas data (standar deviasi) memperlebar interval akibat meningkatnya ketidakpastian dalam populasi. Terakhir, kondisi di mana standar deviasi populasi tidak diketahui (menggunakan distribusi t) menghasilkan rentang interval yang lebih lebar dibandingkan dengan kondisi standar deviasi diketahui (menggunakan distribusi Z), guna mengompensasi bias ketidakpastian tambahan, terutama pada ukuran sampel yang kecil (n = 5).
Simulasi Metode Bootstrap
Simulasi ini menerapkan metode Bootstrap untuk menganalisis karakteristik statistik dari suatu populasi buatan yang berdistribusi normal. Melalui proses penarikan sampel acak dengan pengembalian (resampling with replacement) sebanyak 50 kali pengulangan, nilai rata-rata dari setiap sampel dihitung dan disimpan untuk dievaluasi penyebarannya melalui visualisasi histogram. Hasil visualisasi tersebut menunjukkan bahwa distribusi rata-rata sampel bootstrap memusat secara sempit di sekitar nilai parameter asli populasi dibandingkan dengan sebaran data aslinya, yang secara empiris membuktikan bekerjanya Teorema Limit Pusat dan konsistensi metode Bootstrap dalam mengestimasi parameter populasi.
Technical File: Examining Community Food Environments and Health Outcomes in Virginia
We describe the analysis of community food environments in VA.
DocuSimulasi Variabel Random: Pembangkitan dan Visualisasi Bilangan Acakment
Simulasi Variabel Random ini bertujuan untuk membuktikan bagaimana karakteristik data acak yang dihasilkan oleh dua jenis distribusi peluang yang berbeda, yaitu Distribusi Bernoulli (diskret) dan Distribusi Gaussian (kontinu).
Pada Distribusi Bernoulli, digunakan untuk memodelkan kejadian yang hasilnya hanya memiliki dua kemungkinan, yaitu sukses (1) atau gagal (0). Karena sifatnya diskret, histogramnya cuma akan memunculkan dua batang tegak pada angka 0 dan 1.
Sedangkan pada Distribusi Gaussian, digunakan untuk memodelkan variabel kontinu yang nilainya menyebar secara simetris di sekitar rata-rata (mean). Hasil histogram dengan 30 breaks tersebut akan membentuk kurva mirip lonceng (bell-shaped curve) khas distribusi normal.